Terkini
NPC Indonesia Sambut Positif Kehadiran Kategori Disabilitas di Kapolri Cup 2026 Indonesia Raih 16 Medali di World Para Athletics Grand Prix 2026 Road to the Crown Dimulai! Miss Universe 2026 Resmi Umumkan Jadwal Final dan Rangkaian Agenda Utama Supramodel of the Year Miss Supranational 2026, Deretan Finalis Favorit Tampil Memukau Optik Melawai Vision Run 2026: Ajang Lari yang Mengajak Pelari Menatap Finish Line Lebih Jelas Kathrine Switzer: Wanita yang Mengubah Sejarah Lari Dunia Ksatria Fest 3.0 Satukan Tradisi dan Kreativitas Lewat Konsep TradiPop, Dukungan Publik Bersama Kreen Indonesia Voting Digital Terpercaya Grand Final Model Wisata Indonesia 2026 Angkat Talenta Muda Promosikan Pariwisata Nusantara, Voting Juara Favorit Didukung Kreen Indonesia NPC Indonesia Sambut Positif Kehadiran Kategori Disabilitas di Kapolri Cup 2026 Indonesia Raih 16 Medali di World Para Athletics Grand Prix 2026 Road to the Crown Dimulai! Miss Universe 2026 Resmi Umumkan Jadwal Final dan Rangkaian Agenda Utama Supramodel of the Year Miss Supranational 2026, Deretan Finalis Favorit Tampil Memukau Optik Melawai Vision Run 2026: Ajang Lari yang Mengajak Pelari Menatap Finish Line Lebih Jelas Kathrine Switzer: Wanita yang Mengubah Sejarah Lari Dunia Ksatria Fest 3.0 Satukan Tradisi dan Kreativitas Lewat Konsep TradiPop, Dukungan Publik Bersama Kreen Indonesia Voting Digital Terpercaya Grand Final Model Wisata Indonesia 2026 Angkat Talenta Muda Promosikan Pariwisata Nusantara, Voting Juara Favorit Didukung Kreen Indonesia
Kreen Media
Accomodations

Pacco dan Lawa, 'Sashimi' Ala Kabupaten Luwu Timur

K
Kreen Media
23 May 2022 1 menit baca
Pacco dan Lawa, 'Sashimi' Ala Kabupaten Luwu Timur

Di Sulawesi Selatan terdapat masakan lokal yang menggunakan ikan mentah sebagai bahan utamanya dan dapat dinikmati sebagai lauk nasi. Hidangan tersebut adalah Pacco dan Lawa yang berasal dari daerah pesisir Luwu.

Pacco dan lawa bisa dibilang merupakan sashimi dari Sulawesi Selatan. Sebab keduanya sama-sama berbahan ikan mentah dan tidak dimasak. Kuliner tersebut berasal dari daerah Luwu, salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Daerah pesisir ini memang memiliki kekayaan alam yang berlimpah, termasuk makanan laut segar yang kemudian diolah menjadi santapan lezat.

Karena merupakan masakan lokal, tentu dari bumbu, cara pengolahan, hingga penyajiannya pun masih tradisional dan tidak serupa dengan sashimi ala Jepang.\

Baca juga : 7 Kuliner Khas Makassar dari Tradisional hingga Kekinian

Pacco

Sumber : instagram.com/sukardiacmilan

Sudah pernah mendengar nama makanan yang satu ini? Makanan yang satu ini hanya dijumpai di Kabupaten Luwu dan Palopo. Ada yang mengatakan bahwa makanan ini adalah sashiminya orang Palopo. Kok bisa?

Sama seperti sashimi, pacco juga berbahan baku ikan segar yang diolah tanpa proses pemanasan. Sebagai gantinya, pacco memanfaatkan asam cuka. Asam diyakini dapat menghilangkan bau amis, membunuh bakteri pada ikan mentah, bahkan dipercaya dapat menambah stamina pria.

Pacco sendiri dalam pengolahannya menggunakan banyak sekali cabai rawit yang telah dihaluskan terlebih dahulu. Jadi, yang mengaku suka makanan pedas kayaknya wajib coba makanan yang satu ini. Peghalusan cabai rawit tersebut bukan menggunakan blender melainkan menggukan ulekan. Pacco biasanya disajikan dengan dange, olahan makanan dari sagu yang menyerupai roti kering yang berbentuk persegi panjang.

Baca juga : https://blog.kreen.id/home/detailArticle/597

Lawa

Sumber : blogspot.com

 

Hidangan selanjutnya adalah lawa, juga disebut lawa bale, yang sama-sama terbuat dari ikan teri mairo. Penampilan lawa kurang lebih mirip dengan urap di Jawa atau lawar khas Bali. Namun, lawa tidak hanya terdiri dari campuran sayur, dan kelapa parut, tetapi bahan utamanya adalah ikan.

Mirip dengan pacco, lawa juga dimatangkan dengan cara direndam dengan air asam, baik dari jeruk ataupun cuka. Namun, untuk mengolah lawa ini dibutuhkan waktu perendaman sampai 30 menit.

Setelah direndam, ikan teri akan berubah warna menjadi lebih putih dan daging ikan akan diperas sampai seluruh air rendamannya habis. Kemudian, dicampurkan dengan bawang putih dan merica yang sudah dihaluskan sebelumnya. Untuk pelengkap, lawa juga ditambahkan bawang goreng, cabai, kelapa parut sangrai, dan sayuran mentah.

Untuk sayurannya bisa jantung pisang, sayur paku, atau daun ubi muda. Selain itu dalam membuat lawa sebenarnya tidak terbatas pada ikan teri, tapi juga bisa menggunakan tuna segar atau ikan sarden. Setelah selesai diolah, rasa lawa memiliki perpaduan rasa gurih, asam, dan agak pedas. Seperti pacco, lawa juga disantap bersama dange atau nasi hangat.

Sumber :

matakepri.com

goodnewsfromindonesia.id

Topik
luwutimur sulawesiselatan sashimiindonesia pacco lawa wisatakuliner makanantradisional