Tak Hanya Berorientasi Profit, Pelaku Bisnis Perlu Ini Agar Usahanya Terus Belanjut!
Kreen bersama dengan Karyanoesantara.id kembali mengadakan webinar UMKM Talks 41 secara daring mengenai cara membangun bisnis yang berkelanjutan pada Jum’at siang (21/1/2022).
Webinar dipandu oleh moderator yaitu kak Cinthya Lorene dan dilengkapi oleh beberapa pemateri yaitu kak Ajie Wicaksono AT selaku founder & CEO Pisang Leleh Indonesia, kak Luga Chania Firelli selaku owner Kudapan Semarang serta pak Fianda Julyantoro selaku Direktur Digma Solusi Mandiri dan Digital Marketing Expert serta pendamping UMKM bidang pemasaran.
“Sukses itu bukan hanya menikmati hasil, tetapi jauh lebih penting menikmati prosesnya.” Ujar kak Ajie mengawali pemaparan materinya.
Menurut kak Ajie konsep bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang mampu memberikan dampak, baik bagi diri sendiri, lingkungan, sosial/masyarakat serta tim dan perusahaan.
Bisnis yang berkelanjutan dinilai sangat penting bagi pelaku bisnis karena ketika seseorang mampu fokus pada bisnis yang berkelanjutan, secara tidak langsung telah memperlihatkan sikap profesional dan kepedulian terhadap seluruh pihak yang ikut terlibat dalam bisnis.
“Prinsip bisnis yang berkelanjutan bukan hanya dilakukan untuk kepentingan satu pihak saja, melainkan kepentingan seluruh pihak agar kita semua dapat meningkatkan kualitas hidup kita.” Tambah ka Ajie.
Pak Fianda juga menyampaikan tujuan bisnis yang berkelanjutan adalah memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sekitar, diterima dengan baik oleh masyarakat dan memperpanjang daur hidup bisnis.
“Misal kita ingin membangun peternakan di tengah lingkungan yang padat penduduk dan nantinya menyebabkan pencemaran dan berujung pada aksi protes dari masyarakat sekitar, tentu jangan sampai hal seperti ini sampai terjadi.” Jelas pak Fianda.
Diperlukan adanya strategi agar bisnis bisa berkelanjutan diantaranya percaya dan yakin terhadap tim dan brand/produk sendiri. Hal berikutnya yang tak kalah penting adalah perlu adanya konsultan atau sharing partner serta gunakan teknologi dan menetapkan target.
Pak Fianda juga menyampaikan terdapat beberapa tips agar bisnis dapat terus berlanjut diantaranya menyisihkan profit untuk sosial seperti santunan anak yatim dan kegiatan sosial lainnya. Tips selanjutnya adalah melibatkan kelompok disabilitas dan kelompok rentan, menjalin komunikasi aktif dengan masyarakat dan memperhatikan dampak lingkungan dengan menggunakan produk daur ulang serta mengurangi penggunaan plastik dan kertas.
Kak Luga juga menyampaikan dalam memulai bisnis pastikan produk yang dipilih adalah produk yang market fit, large market size dan high repeat order.
“Bayangin kalau kita jual usaha makanan, contoh warteg, kalau dalam sehari orang itu pesen ke kita 3 kali tentu untung kan, nah ini high repeat ordernya tinggi.” Tambah kak Luga.
Produk yang sesuai dengan market juga penting dalam sebuah usaha, salah satu cara yang tepat adalah analisis market seperti perbanyak komunikasi dengan pelanggan. Pahami dimana letak masalahnya dan perbaiki.
Kak Luga menyampaikan bentuk produk yang akan sangat booming ke depannya ada tiga sektor yaitu kesehatan & kecantikan, teknologi dan clean energy.
Selanjutnya, Webinar dilanjutkan dengan pengenalan KARTARA dari pak Danny selaku Account Manager Karya Noesantara lalu dilanjutkann dengan sesi panelist discussion dan lucky draw.
Baca Juga
myBCA Indonesia Comic Con x Indonesia Anime Con 2025 Siap Digelar di Jakarta, Wujudkan Kolaborasi Dunia Pop Culture
FLEI BUSINESS SHOW 2024 : Platform peluang bisnis dan Waralaba di tengah Target pertumbuhan ekonomi 8%