Kulit Putih dan Bersih Tak Termasuk, Inilah 5 Standar Kecantikan Asli Perempuan Indonesia
Berbicara mengenai standar kecantikan, setiap orang memiliki preferensi tersendiri dalam memandang kecantikan yang menarik bagi dirinya. Preferensi tersebut tak jarang dijadikan sebagai acuan seseorang untuk menilai penampilan orang lain. Di Indonesia sendiri, standar kecantikan yang paling umum adalah berkulit putih dan bersih, rambut lurus, hitam dan panjang. Namun, ternyata standar kecantikan tersebut tidak berlaku di suku-suku daerah Indonesia. Indonesia memiliki beragam suku dengan standar kecantikan berbeda-beda yang telah diturunkan oleh nenek moyang dari masa ke masa. Diketahui bahwa standar kecantikan suku-suku tersebut bukanlah kulit yang putih dan bersih melainkan kecantikan yang berasal dari kearifan lokal dan tradisinya masing-masing. Lalu, apa-apa saja standar kecantikan yang ada di setiap suku di Indonesia? Yuk, kita intip standar kecantikannya!
1. Gigi yang Runcing

Sumber : phinemo.com
Gigi yang runcing merupakan standar kecantikan bagi para wanita di suku Mentawai. Standar kecantikan ini berasal dari tradisi Mentawai yaitu tradisi meruncingkan gigi. Para wanita suku Mentawai akan dianggap semakin cantik jika giginya juga semakin runcing. Selain menjadi simbol kecantikan, gigi runcing juga menjadi simbol keseimbangan tubuh dan jiwa. Untuk mengikir gigi, masyarakat suku Mentawai menggunakan pisau kecil yang terbuat dari kayu atau besi. Untuk mengurangi rasa sakit saat mengikir gigi, para wanita biasanya menggigit pisang hijau. Benar-benar beauty is pain, ya SoDest.
Baca juga : 8 Tradisi Unik di Pulau Sumba Ini Membuatmu Terheran-heran
2. Telinga yang di Tindik dengan Anting Logam

Sumber : goodnewsfromindonesia.id
Standar kecantikan berikutnya berasal dari suku Dayak di Kalimantan. Suku ini memiliki standar kecantikan yang dilihat dari telinga. Para wanita menindik telinga mereka dengan anting logam atau emas. Anting tersebut terus bertambah setiap tahun semakin banyak seiring bertambahnya usia dari para wanita. Oleh karena itu, karena banyaknya anting yang menempel pada telinga wanita, maka telinga para wanita dayak tampak memanjang ke bawah dan mereka melihat hal tersebut sebagai sebuah simbol kecantikan. Makin panjang telinga seorang wanita suku Dayak, maka makin cantik pula dirinya. Selain itu, memasang anting juga menjadi identitas perempuan bangsawan.
3. Kaki yang Besar

Sumber : liputan6.com
Menurut jurnal Human Nature yang dilansir oleh GoodNewsFromIndonesia, para perempuan suku Karo memiliki standar kecantikan yang terletak pada kaki. Menurut mereka, jika seseorang memiliki kaki yang besar maka kecantikannya akan lebih menonjol. Hal itu berhubungan dengan adaptasi seseorang terhadap lingkungan pertanian. Jadi, jika seorang perempuan memiliki kaki yang besar, bisa jadi ia rajin bertani dan kuat beradaptasi dengan lingkungan yang berbatu-batu dan berbukit, maka perempuan yang memiliki kaki besar akan dianggap cantik.
4. Rambut Kepangan Khas Leluhur Papua
Sumber : nasirullahsitam.com
Perempuan suku Sentani, Papua melihat standar kecantikan dari hal yang berbeda. Untuk mencapai standar kecantikan tersebut, para perempuan suku Sentani mengepang rambutnya dengan membuat pola anyaman khas leluhur Papua. Bentuk anyaman rambutnya khusus yaitu bentuk anyaman yang tidak terlalu besar, akan tetapi harus kuat dan rapi. Standar kecantikan ternyata ini tidak hanya ditujukan untuk kaum perempuan saja, tetapi para pria suku Sentani juga harus bisa mengepang.
5. Membuat Tato

Sumber : travel.tribunnews.com
Suku Belo, Pulau Timor menganggap membuat tato pada tubuh sebagai penanda kecantikan. Tak hanya sebagai penanda kecantikan tetapi tato juga berfungsi sebagai tolak ukur strata individu, pekerjaan, dan kemampuan. Tato tersebut juga dianggap sebagai daya tarik lawan jenis dan merupakan kebanggaan masyarakat suku Belo.
Nah, itu dia beberapa standar kecantikan asli dari suku-suku di Indonesia. Tentunya masih banyak lagi definisi-definisi cantik lainnya dan pastinya definisi cantik sangat beragam, tergantung dari perspektif seseorang ataupun sebuah grup masyarakat. Tanpa sadar dengan adanya definisi cantik dari suku-suku di Indonesia, kita sebagai perempuan makin sadar bahwa cantik itu tak dapat disamaratakan dan standar kecantikan tak dapat diselaraskan karena kita memiliki preferensi kecantikan masing-masing. Walaupun begitu, SoDest harus tetap ingat bahwa kita semua cantik terlepas dari standar kecantikan yang kita pilih.
Sumber :
goodnewsfromindonesia.id
grid.id
travel.tribunnews.com